˜”SEEKERS OF THE TRUTH”˜
˜”*•.Welcome To D.O.I.•*”˜

˜”Welcome To The Largest Community”˜

Please Register Before Log in

˜”SEEKERS OF THE TRUTH”˜


 
IndeksP O R T A LCalendarFAQPencarianGalleryAnggotaGroupPendaftaranLogin
Member baru segera registrasi dan introduce u'r self di Member Introduction..!!!
.:: Welcome To The Largest Detective Only Inside Community ::.
T-shirt DOI siap Produksi, Berminat click link ini
˜”*•. Join The Chatbox  DOI, Free Talk Unlimited .•*”˜
 List Reputations and points week case (Detective Award DOI)
Share cerita detektif, Jokes Case, Easy Game dan  Ilmu Hacking, di Forum DOI...!!!
= Ikuti lomba Desain Header DOI dengan mengclick link ini =
Download koleksi novel detective di Books Room DOI
Ngaku doiners Holic??? Ayo tambahkan "INSIDERS" di belakang nick FBmu
Punya saran & kritikan tulis di Brain-Storming DOI untuk di diskusikan bersama

Share | 
 

  INDAHNYA MENAHAN MARAH

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Insiders09
Administrator
Administrator


Status :
Officers : Master Logic
Jumlah posting : 570
Point : 37 Detective Award : 1 Bronze
Case Maker : 13
Case Solver : 5
Reputation : -8
Speciality : Logic case
Lokasi : Mkzr Baker street NW 09

PostSubyek: INDAHNYA MENAHAN MARAH   Thu Jul 15, 2010 11:54 am

Alhamdulillah...

Gua abis kenalan ama kekasih yang cakep banget ...
Hingga kuingat ... dan ingin terus kuingat ...
namanya Indah,

Sedikit demi sedikit pelajaran kuambil dari dia ...

Gua diajarin memberi perhatian yang baik
Gua diajarin memberi kasih yang tulus
Gua diajarin menjadi lembut di tengah kekerasan
Tenang di tengah kegalauan ...

oh Indah .....

INDAHNYA MENAHAN MARAH

"Siapa yang menahan marah, padahal ia dapat memuaskannya (melampiaskannya), maka kelak pada hari kiamat, Allah akan memanggilnya di depan sekalian makhluk. Kemudian, disuruhnya memilih bidadari sekehendaknya." (HR. Abu Dawud - At-Tirmidzi)

Tingkat keteguhan seseorang dalam menghadapi kesulitan hidup memang
berbeda-beda. Ada yang mampu menghadapi persoalan yang sedemikian sulit dengan perasaan tenang. Namun, ada pula orang yang menghadapi persoalan kecil saja ditanggapinya dengan begitu berat. Semuanya bergantung pada kekuatan ma'nawiyah (keimananan) seseorang.

Pada dasarnya, tabiat manusia yang beragam: keras dan tenang, cepat dan lambat, bersih dan kotor, berhubungan erat dengan keteguhan dan kesabarannya saat berinteraksi dengan orang lain. Orang yang memiliki keteguhan iman akan menyelurusi lorong-lorong hati orang lain dengan respon pemaaf, tenang, dan lapang dada.

Adakalanya, kita bisa merasa begitu marah dengan seseorang yang menghina diri kita. Kemarahan kita begitu memuncak seolah jiwa kita terlempar dari kesadaran. Kita begitu merasa tidak mampu menerima penghinaan itu. Kecuali, dengan marah atau bahkan dengan cara menumpahkan darah. Na'udzubillah.

Menurut riwayat, ada seorang Badwi datang menghadap Nabi saw. dengan
maksud ingin meminta sesuatu pada beliau. Beliau memberinya, lalu bersabda, "Aku berbuat baik padamu." Badwi itu berkata, "Pemberianmu tidak bagus." Para sahabat merasa tersinggung, lalu mengerumuninya dengan kemarahan. Namun,Nabi memberi isyarat agar mereka bersabar.

Kemudian, Nabi saw. pulang ke rumah. Nabi kembali dengan membawa barang tambahan untuk diberikan ke Badwi. Nabi bersabda pada Badwi itu, "Aku berbuat baik padamu?" Badwi itu berkata, "Ya, semoga Allah membalas kebaikan Tuan, keluarga dan kerabat."

Keesokan harinya, Rasulullah saw. bersabda kepada para sahabat, "Nah,
kalau pada waktu Badwi itu berkata yang sekasar engkau dengar, kemudian engkau tidak bersabar lalu membunuhnya. Maka, ia pasti masuk neraka. Namun, karena saya bina dengan baik, maka ia selamat."

Beberapa hari setelah itu, si Badwi mau diperintah untuk melaksanakan
tugas penting yang berat sekalipun. Dia juga turut dalam medan jihad dan melaksanakan tugasnya dengan taat dan ridha.

Rasulullah saw. memberikan contoh kepada kita tentang berlapang dada. Ia tidak panik menghadapi kekasaran seorang Badwi yang memang demikianlah karakternya. Kalau pun saat itu, dilakukan hukuman terhadap si Badwi, tentu hal itu bukan kezhaliman. Namun, Rasulullah saw. tidak berbuat demikian. Beliau tetap sabar menghadapinya dan memberikan sikap yang ramah dan lemah lembut. Pada saat itulah, beliau saw. ingin menunjukkan pada kita bahwa kesabaran dan lapang dada lebih tinggi nilainya daripada harta benda apa pun. Harta, saat itu, ibarat sampah yang bertumpuk yang dipakai untuk suguhan unta yang ngamuk. Tentu saja, unta yang telah mendapatkan kebutuhannya akan dengan mudah dapat dijinakkan dan bisa digunakan untuk menempuh perjalan jauh.

Adakalanya, Rasulullah saw. juga marah. Namun, marahnya tidak melampaui batas kemuliaan. Itu pun ia lakukan bukan karena masalah pribadi. Melainkan, karena kehormatan agama Allah.

Rasulullah saw. bersabda, "Memaki-maki orang muslim adalah fasik (dosa), dan memeranginya adalah kufur (keluar dari Islam)." (HR. Bukhari)

Sabdanya pula, "Bukanlah seorang mukmin yang suka mencela, pengutuk,
kata-katanya keji dan kotor." (HR. Turmudzi)

Seorang yang mampu mengendalikan nafsu ketika marahnya berontak, dan
mampu menahan diri di kala mendapat ejekan. Maka, orang seperti inilah yang diharapkan menghasilkan kebaikan dan kebajikan bagi dirinya maupun masyarakatnya.

Seorang hakim yang tidak mampu menahan marahnya, tidak akan mampu
memutuskan perkara dengan adil. Dan, seorang pemimpin yang mudah tersulut nafsu marahnya, tidak akan mampu memberikan jalan keluar bagi rakyatnya. Justru,ia akan senantiasa memunculkan permusuhan di masyarakatnya. Begitu pun pasangan suami-isteri yang tidak memiliki ketenangan jiwa. Ia tidak akan mampu melayarkan laju bahtera hidupnya. Karena, masing-masing tidak mampu memejamkan mata atas kesalahan kecil pasangannya.

Bagi orang yang imannya telah tumbuh dengan suburnya dalam dadanya.
Maka, tumbuh pula sifat-sifat jiwa besarnya. Subur pula rasa kesadarannya dan kemurahan hatinya. Kesabarannya pun bertambah besar dalam menghadapi sesuatu masalah. Tidak mudah memarahi seseorang yang bersalah dengan begitu saja, sekalipun telah menjadi haknya.

Orang yang demikian, akan mampu menguasai dirinya, menahan amarahnya,
mengekang lidahnya dari pembicaraan yang tidak patut. Wajib baginya,
melatih diri dengan cara membersihkan dirinya dari penyakit-penyakit hati. Seperti, ujub dan takabur, riya, sum'ah, dusta, pengadu domba dan lain sebagainya. Dan menyertainya dengan amalan-amalan ibadah dan ketaatan kepada Allah, demi meningkatkan derajat yang tinggi di sisi Allah swt.

Dari Abdullah bin Shamit, Rasulullah saw. bersabda, "Apakah tiada lebih baik saya beritahukan tentang sesuatu yang dengannya Allah meninggikan gedung-gedung dan mengangkat derajat seseorang?" Para sahabat menjawab, "Baik, ya Rasulullah." Rasulullah saw bersabda, "Berlapang dadalah kamu terhadap orang yang membodohi kamu. Engkau suka memberi maaf kepada orang yang telah menganiaya kamu. Engkau suka memberi kepada orang yang tidak pernah memberikan sesuatu kepadamu. Dan, engkau mau bersilaturahim kepada orang yang telah memutuskan hubungan dengan engkau." (HR. Thabrani)

Sabdanya pula, "Bahwasanya seorang hamba apabila mengutuk kepada sesuatu, naiklah kutukan itu ke langit. Lalu, dikunci pintu langit-langit itu buatnya. Kemudian, turunlah kutukan itu ke bumi, lalu dikunci pula pintu-pintu bumi itu baginya. Kemudian, berkeliaranlah ia kekanan dan kekiri. Maka, apabila tidak mendapat tempat baru, ia pergi kepada yang dilaknat. Bila layak dilaknat (artinya kalau benar ia berhak mendapat laknat), tetapi apabila tidak layak, maka kembali kepada orang yang mengutuk (kembali ke alamat si pengutuk)." (HR. Abu Dawud)

_______________________________________
˜”SEEKERS OF THE TRUTH”˜
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Lidia L Louise
Newbie
Newbie


Officers : ???
Jumlah posting : 84
Point : 16 Case Maker : 0
Case Solver : 0
Reputation : 0
Speciality : unknown
Lokasi : unknown

PostSubyek: Re: INDAHNYA MENAHAN MARAH   Thu Jul 15, 2010 4:14 pm

Aku malah bingung marah itu gimana ya ??? @.@
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Insiders09
Administrator
Administrator


Status :
Officers : Master Logic
Jumlah posting : 570
Point : 37 Detective Award : 1 Bronze
Case Maker : 13
Case Solver : 5
Reputation : -8
Speciality : Logic case
Lokasi : Mkzr Baker street NW 09

PostSubyek: Re: INDAHNYA MENAHAN MARAH   Fri Aug 27, 2010 6:37 pm

klo gitu mari kita marah ...
wkwkwkwk

_______________________________________
˜”SEEKERS OF THE TRUTH”˜
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
anko kakashi
Administrator
Administrator


Status :
Jumlah posting : 167
Point : 9 Case Maker : 0
Case Solver : 0
Reputation : 0
Lokasi : konohagakure

PostSubyek: Re: INDAHNYA MENAHAN MARAH   Fri Aug 27, 2010 7:33 pm

tidak bisa menahan marah fu fu fu.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.fanfiction.net/~ankokakashi
Insiders09
Administrator
Administrator


Status :
Officers : Master Logic
Jumlah posting : 570
Point : 37 Detective Award : 1 Bronze
Case Maker : 13
Case Solver : 5
Reputation : -8
Speciality : Logic case
Lokasi : Mkzr Baker street NW 09

PostSubyek: Re: INDAHNYA MENAHAN MARAH   Fri Aug 27, 2010 7:51 pm

puasa euy

_______________________________________
˜”SEEKERS OF THE TRUTH”˜
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: INDAHNYA MENAHAN MARAH   Today at 8:04 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
INDAHNYA MENAHAN MARAH
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» KECEWA DAN MARAH....SUMPAH SERAPAH..hanya bisa ikhlas dan sabar
» gara-gara under trail doi marah-marah

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
˜”SEEKERS OF THE TRUTH”˜ :: The Largest Detective Only Inside Community :: Favorite Quotations-
Navigasi: